Kata-kata Mutiara Islami tentang Ilmu dan Belajar

Kata-kata Bijak / Mutiara Islami tentang Ilmu dan Belajar -- Kata-kata Bijak/Mutiara tentang Menuntut Ilmu dan Cara Belajar yang baik menurut Islam, Kata Mutiara tentang Pentingnya Ilmu, Kata Mutiara Islam Tentang Ilmu, Kata Mutiara Semangat dan Motivasi Belajar.

Halo sobatku, kali ini admin akan memberikan Kata-kata Bijak / Mutiara Islami tentang Ilmu dan Belajar. Kata-kata Bijak Islami ini admin sampaikan untuk diri sendiri dan sobat semua agar kita sama-sama lebih memahami tentang Ilmu dan Belajar. Mari kita simak bersama-sama.

https://www.katadancerita.web.id/

Dalam hidup ini, kita sebagai manusia tentunya akan belajar dan belajar terus agar pengetahuan dan kemampuan kita terus meingkat. Dengan semakin giat belajar, maka ilmu yang kita milikipun akan terus bertambah. Ilmu diperoleh dari hasil belajar.

Selama belajar atau menuntut ilmu, janganlah merasa puas dengan apa yang telah dimiliki. Teruslah belajar karena belajar itu sepanjang hayat. Jadi, selama kita hidup, maka kita harus terus belajar.

Dalam belajar, memang kita tidak akan selalu mendapatkan 100% apa yang kita inginkan, tapi setidaknya kita akan mendapatkan ilmu dari apa yang telah kita pelajari tersebut.

Islam telah mengajarkan kita untuk belajar. Dengan belajar, maka kita akan memperoleh sesuatu yang kita inginkan.

Dalam Al-Qur'an dinyatakan dengan jelas seperti berikut ini : "Dan bahwa seorang manusia tidak akan memperoleh sesuatu selain apa yang telah diusahakannya sendiri". (Q.s. an-Najm [53] : 39)

Jadi, kita sebagai manusia harus berusaha untuk meraih apa yang kita inginkan. Kita tidak boleh diam saja. Kita harus mencapai yang kita inginkan.

Berikut ini admin bagikan Kata-kata Bijak/Mutiara Islami tentang Ilmu dan Belajar yang bersumber dari buka Prophetic Learning. Mudah-mudahan setelah membacanya, sobat semua mendapatkan hidayah dari Allah SWT. Mari kita baca bersama-sama.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kata-kata Bijak/Mutiara Islami tentang Ilmu dan Belajar :

Dengan jalan apa anda mendapatkan semua ilmu anda? asy-Sya'bi menjawab : " Dengan menjauhkan ketergantungan kepada orang lain, melakukan perjalanan ke pelosok negeri untuk mencari ilmu, bersabar seperti bersabarnya benda mati, dan datang pagi-pagi bagaikan burung gagak.

Pada awalnya berpikir menumbuhkan keingintahuan, keingintahuan melahirkan perbuatan, dan perbuatan yang dilakukan berulang-ulang membentuk kebiasaan. (Ibnu Al-Qayyim al-Jauziyah)

Jika manusia dididik, ia akan meningkat dari keadaan semula menuju tingkat yang lebih tinggi, hingga ia akan berbeda dengan orang-orang yang tidak dididik. (Hasan al-Banna)

Orang-orang pemberani berani belajar dan mengajar. (Ibnu al-Qayyim al-Jauziyah)

Barangsiapa ditanya tentang suatu ilmu lalu dia menyembunyikannya, maka ia akan diikat dengan tali kekang dari api neraka pada hari kiamat. (H.r. Abu Daud, Tarmidzi, Ibnu Majah, Ahmad)

Barangsiapa mengajarkan ilmu maka ia memperolah pahala orang yang mengamalkannya dengan tidak mengurangi pahala pelakunya. (H.r. Ibnu Majah)

Guru yang baik adalah guru yang yang memberikan murid-muridnya sarana agar mampu mencapai hasil dengan sendirinya. Buka guru yang membiasakan mendikte sikap tertentu dalam setiap permasalahan. (Muhammah Abdullah ad-Duweisy)

Dan bahwa seorang manusia tidak akan memperoleh sesuatu selain apa yang telah diusahakannya sendiri. (Q.s. an-Najm [53] : 39)

Sesungguhnya jiwa saya merasa senang dengan ilmu; 
dengannya jiwa saya semakin kuat
(Ibnu Taimiyyah)

Salah satu cara terbaik untuk menajamkan dan mengontrol pikiran adalah melakukan pekerjaan yang menyenangkan dan bermanfaat.
(Dr. ‘Aidh al-Qarni)

Yang berdoa tanpa usaha, bagaikan pemanah tanpa busur. (Ali Bin Abi Thalib)

Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan. (Q.s. Thaha, [20] : 114)

Jika salah seorang dari kalian memohon kepada Allah hendaklah Ia memohon yang banyak, keran Ia sedang memohon pada Rabb-nya. (H.r. Ibnu Hibban)

Berhati-hatilah dengan firasat seorang mukmin, karena sesungguhnya ia melihat dengan cahaya Allah. (H.r. at-Tarmidzi)

Orang cerdik adalah mereka yang dapat mengendalikan dirinya, sekaligus beramal untuk bekal sesudah mati.  (Wasiat Rasulullah)

Barangsiapa yang belajar untuk membanggakan diri dengan ulama, atau untuk menentang orang-orang jahil, atau untuk menarik perhatian manusia agar tertuju kepadanya, Allah akan memasukkannya ke dalam Neraka Jahannam. (H.r. Ibnu Majah)

Perbuatan maksiat adalah faktor terbesar yang menghapus berkah usia, rezeki, ilmu, dan amal. (Ibnu al-Qayyam al-Jauziyah)

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu-ilmu yang bermanfaat, amal-amal yang diterima, dan rezeki yang halal dan baik. (H.r Ahmad, Ibnu Majah)

Apabila anak Adam meninggal, terputuslah amalnya, kecuali tiga hal ; sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak yang saleh yang mendoakan. (H.r. Muslim)

Barangsiapa yang dapat menaklukkan dirinya sendiri, maka sesungguhnya ia lebih perkasa dari pahlawan yang menaklukkan kota!. (Ustadz)

Barangsiapa menggunakan pikirannya yang jernih, hal itu menunjukkan bahwa ia sedang mencari kedudukan yang mulia, dan menghindari kekurangan dalam segala hal. (al-Jauzi)

Apabila kebaikan itu menyenangkanmu dan kejahatanmu itu menyusahkanmu, maka tandanya engkau adalah seorang mukmin. (Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam)

Setiap kali aku berdebat dengan seseorang, selalu aku berharap Allah mengalirkan kebenaran dari bibirnya. (Imam Shafi’i)

Siapa yang menyuburkan lahiriyahnya dengan mengikuti sunnah, menghiasi batinnya dengan muraqabah, menundukkan pandangannya dari yang haram, menahan dirinya dari syahwat, dan memakan yang halal maka firasatnya tidak salah. (Syuja’ al-Karmani)

Jagalah Spiritualitasmu dengan beribadah dan menjauhkan diri dari kemaksiatan. (Syuja’ al-Karmani)

Tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. (H.r. Ibnu Hibban)

Mengenang dan mengingat masa lalu, kemudian bersedih atas kegagalan di dalamnya merupakan tindakan bodoh dan gila. Itu sama artinya dengan membunuh semangat, memupuskan tekad, dan mengubur masa depan yang belu terjadi. (Dr. ‘Aidh al-Qarni)

Ilmu dan kemauan yang kuat
adalah rahasia kebesaran kaum Muslimin,
sekaligus kunci keberhasilan mereka mengungguli umat lain
(Muhammad Ahmad Ismail al-Muqaddam)

Akulah yang harus datang sebab ilmu itu didatangi, bukan mendatangi. (Ibnu 'Abbas)

Untuk bisa memahami selama proses belajar, seseorang harus memiliki kemauan keras. Untuk menghilangkan kemewahan seseorang harus mengambil sesuai kebutuhan dan tidak melebihinya. (Abu Hanifat ramahullah)

Kalian harus bercita-cita meraih hal-hal yang besar, bukan hal-hal kecil. (Amr Bin 'Ash)

Mencintai apa yang kita lakukan akan mendahsyatkan kemampuan kita. (Dwi Budiyanto)

Pembanding untuk mengukur prestasi kita adalah diri kita sendiri, bukan orang lain. (Dwi Budiyanto)

Pasrah terhadap keadaan adalah musuh terbesar bagi mereka yang ingin terus belajar. Kita harus bertanggung jawab terhadap prestasi kita. (Dwi Budiyanto)

Tanpa ilmu seseorang akan mudah tertipu dalam hidup ini. (Dwi Budiyanto)

Kesulitan dan penderitaan selama belajar adalah bagian dari pembelajaran yang diberikan Allah kepada kita. (Dwi Budiyanto)

Sesungguhnya bantuan akan datang dari Allah kepada seorang hamba sesuai kadar kesulitan. (H.r. al-Bazzar)

Sesungguhnya setelah kesusahan pastilah akan datang kemudahan. Sesungguhnya setelah kesusahan pastilah akan datang kemudahan. (Q.s. al-Insyirah [94] : 5-6)

Allah tidak akan mengaruniakan kemuliaan waktu, umur, dan pengetahuan, kecuali kepada orang-orang yang benar-benar mendapatkan taufik untuk memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. (Q.s. Fushshilat [41] : 35)

Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyuk) dan bacaan di waktu malam itu lebih berkesan. Sesungguhnya kamu pada siang hari mempunyai urusan yang panjang (banyak). (Q.s. al-Muzammil [73] : 6-7)

Setelah belajar, anak sebaiknya bermain dengan permainan yang baik yang bisa menghilangkan kelelahan selama belajar atau mengaji. (al-Ghazali)

Allah menganugrahkan al-Hikmah (kepahaman yang dalam tentang al-Qur'an dan as-Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugrahi hikmah, ia benar-benar telah dianugrahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran. (Q.s. al-Baqarrah [2] : 269)

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha Pemurah. Yang mengajarkan (manusia) dalam perantara kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. (Q.s. al-'Alaq, [96] : 1-5)

Lalu mereka bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hambar kami, yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami. (Q.s. al-Kahfi, [18] : 65)

Hendaknya kalian pandai membaca dan menulis, memperbanyak menelaah buku, koran, majalah, dan tulisanlainnya. Handaknya kalian membangun perpustakaan khusus seberapa pun ukurannya. (Hasan al-Banna)

Ikatlah pemahaman yang telah kamu dapatkan. (Ali Bin Abi Thallib)

Tulis dan sebarkanlah ilmumu diantara saudaramu.
Jika kamu mati, anak-anakmu akan mewarisi kitab-kitabmu.
Kelak akan datang suatu masa ketika terjadi abnyak kekacauan dan orang-orang tak lagi mempunyai sahabat yang akan menolong dan melindungi selain buku-bukumu.
(Ja'far ash-Shadiq)

Seringkali yang membuat ujung pena terhendi menuangkan kata adalah keinginan untuk melahirkan tulisan yang banyak disanjung orang. Padahal, yang memecahkan kebuntuan adalah sikap apa adanya dalam menuturkan kebenaran. (Mohammad Fauzil Adhim)

Tidak seorang pun yang keluar dari rumahnya untuk menuntut ilmu, kecuali para malaikat akan membentangkan sayap untuknya Karena ridha atas apa yang dilakukannya. (H.r. Ibnu Majah)

Sesungguhnya telah kami buatkan bagi manusia dalam Al-Qur'an ini setiap macam perumpamaan supaya mereka mendapatkan pelajaran. (Q.s. az-Zumar, [39] : 27)

Dan perumpamaan-perumpamaan itu kami buat untuk manusia supaya mereka berpikir. (Q.s. al-Hasyr, [59] : 21)

Ketika hidup ini hanya untuk diri sendiri, maka ia akan terasa sangat singkat dam tak bermakna, tapi ketika hidup ini kita persembahkan untuk orang lain, ia akan terasa panjang, dalam, dan penuh makna. (Sayyid Quthb)

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Baca juga :

Demikianlah Kata-kata Bijak/Mutiara Islami tentang Ilmu dan Belajar. Mudah-mudahan kita semua mendapatkan wawasan baru dari apa yang telah kita baca dan mari kita tingkatkan kemampuan dan minat belajar kita agar wawasan kita terus bertambah.

Disini kita sama-sama belajar, jadi mohon dikoreksi apabila ada kata-kata yang salah atau yang tidak sesuai. Ayo Like dan share jika artikel ini bermanfaat untuk sobat semua. Terima kasih dan sampai jumpa kembali.